• Seametrics Flow Meter
  • Site Lab Ultrasonic Flow Meter
  • Siargo Gas Mass Flow Meter
  • VSE Positive Displacement Flow Meter
  • Tek Air HVAC Air Flow Meter
  • Gerand Fire Pump Test Flow Meter
  • Nanabosh Electrical Circular Connector
  • Sibas Heavy Duty Electrical Rectangular Connector
  • Daiwa Dengyo Electrical Safety Plug Connector
  • Gast Pneumatic Air Motor
  • Mecon Flow Meter
  • Rheonik Coriolis Mass Flow Meter
  • Sage Metering Thermal Mass Flow Meter
 

  • WIRATAMA MITRA ABADI
  • PHONE : +62-81282 84779; 08778055 3430; 085103019945
  • FAX : +62-21-8855857
  • E-MAIL : sales@wmablog.com
  • CONTACT : Ira, Yati, Kusuma Dewi

 

ARTICLES - OIL FLOWM METER

 

Fuel meter, fuel flow meter atau sering disebut solar meter yang banyak dipakai di dunia industri manufacture maupun transportasi. Untuk aplikasi didunia industry fuel flow meter banyak di aplikasikan untuk proses produksi steam pada boiler, pada termo oil yang menggunakan sistem burner, dan juga pada proses painting yang terdapat proses drying yang menggunakan burner dengan bahan bakar solar. Dan juga dipakai di utility penerangan yang mana memerlukan Genset.

Begitu juga untuk industry transportasi seperti pada pool atau pada SPBU Pertamina ataupun di galangan yang sering digunakan untuk repair kapal atau speed boat. Begitu luasnya penggunaan fuel flow meter untuk bahan bakar ini baik untuk bahan bakar kerosine, fuel oil, medium fuel oil bahkan heavy fuel oil, sehingga memaksa para pabrikan yang memproduksi fuel flow meter menciptakan berbagai jenis yang disesuaikan dengan aplikasi dilapangan.
Sedangan jenis flow meter berdasarkan cara kerja fuel flow meter yang banyak beredar adalah jenis Oval Gear, Rotary, Swirl, Screw, piston, vane dan lainnya.

Oil Flow Meter

 

Namun demikian untuk aplikasi tertentu seperti untuk marine dan untuk transportasi dimana kecenderungan selalu bergerak flow meter untuk oil atau untuk solar mempunyai karakteristik agak berbeda. Sedangkan untuk flow meter yang digunakan untuk mengukur besaran penggunaan solar atau minyak diesel pada engine seperti pada bus, truck, heavy equipment, speed boat , tongkang , kapal atau mesin lainnya harus disesuaikan dengan kapasitas kebutuhan solar maksimal dari engine/dieselnya atau bisa juga jika tidak mengetahui kapasitas solar yang diperlukan oleh diesesl cukup dengan mengataggorikan power dari engine/diesel dengan acuan besarnya HP ( horse power).

Oil Flow Meter2

 

Pada , Perkembangan sekarang tuntutan dari fuel meter bukan hanya pada pembacaan besarnya kebutuhan solar namun biasnya pada flow meter solar juga dapat dipantau atau di transferkan data dari penggunaan flow meter lewat jaringan komunikasi, dengan melengkapi alat transmiternya.

Ada banyak kasus pengguanaan fuel flowmeter atau solar flow meter menjadi kendala dilapangan seperti yang terjadi pada transaksi pembelian atau penjual fuel engine dimana kasus yang sering terjadi adalah maslah akurasi dari alat ukur yang bukan karena jenisnya namun cara pengoprasiannya seperti halnya untuk pengukuran solar yang dialirkan menggunkan pompa pada truck tanki yang dialirkan ke tanki timbun, karena pada banyak penggunaan flow meter mempunyai kecenderumgan kesalaahan pembacaan saat kondisi solar dalam tanki akan habis, dimana posisi permukaan solar berada di bawah lubang pengeluaran dari pipa yang mengakibatkan tercampurnya solar dengan udara, dimana solar yang tercampur udara tersebut akan dibaca tidak sesuai dengan kenyataan. Sehingga saat dibaca pada flow meter dengan kondisi solar didalam tanki ada selisih lebih besar pembacaan di flow meter dibanding dengan jumlah solar yang ditanki penimbunan.

 

 

 

Back to previous page (Kembali ke halaman sebelumnya)